visitor

Flag Counter
Tampilkan postingan dengan label dunia tinju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia tinju. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Desember 2013

dunia tinju

WBO featherweight champion Chris John of Indonesia whose abrupt withdrawal of his sponsor threatened the cancellation of his WBA featherweight title defense against IBO champion Simpiwe “V12” Vetyeka of South Africa in a unified title bout at Metro City in Perth, Australia, on Friday went through with the bout but quit in the 6th round.

Boxingscene.com reported that Vetyeka dominated the Indonesian champion and put the pressure on him in the 5th round, continued to batter him in the 6th before dropping him in the dying seconds of the round forcing John’s corner to tell referee Gustavo Padilla he was in no position to continue.

It was John’s first defeat after 48 wins and 3 draws with 22 knockouts. The new champion Vetyeka who unified the IBO and WBA 126 pound belts, improved to 27-2 with 15 knockouts.

Earlier, John said “I have prepared well for the fight. I’ve gotten my techniques down, I’m physically ready and I have been sparring well. I have been training really hard the past two months. I just have to maintain my weight.”

John, nicknamed “The Thin Man” was making the 19th defense of his title which included a win over Mexico’s Juan Manuel Marquez.
In an undercard fight, fellow Indonesian IBO lightweight champion Daud Yordan won a twelve round split decision over Shipo “Tsunami” Taliwe, also from South Africa.

The fight card was once under threat of being canceled due to the abrupt withdrawal of the fight’s main sponsor in the wake of strained political relations between Australia and Indonesia.
Chris’ manager, Craig Christian, said he was concerned with the issue. “We are currently looking for a new sponsor for him [Chris],” Christian said.

Jakarta’s Tempo newspaper reported that Golden Eagle Coffee decided to step out from the sponsorship on Monday, causing Chris John to have USD250,000 short. With the sponsor withdrawal, Chris John re-opened sponsor bidding worths US$100,000, closing on December 3 at 12:00 Perth time.
John was quoted as saying "I have spent years practicing in Australia and I was always welcomed here. I wish both nations can resolve the political conflict and return to cooperation."

Minggu, 01 Desember 2013

CHRIS"THE DRAGON"

Juara Dunia  WBA asal Indonesia, Chris “The Dragon” John, bersedia menjadi duta bagi negara Indonesia dan Australia.
Ia ingin membantu memulihkan hubungan antara kedua negara yang tengah memanas akhir-akhir ini.
“Saya sudah bertahun-tahun berlatih di Australia, dan selalu disambut baik di sini. Dan saya berharap kedua Negara dapat menyelesaikan konflik politik ini dan bekerjasama kembali.”ujar Chris John saat menggelar jumpa pers pada Kamis (29/11/2013) yang lalu di Harry’s Gym, Balcatta, Australia untuk menjawab pertanyaan dari media.
Menurut siaran pers yang diterima Berita Kota Super Ball dari pihak promotor Dragon Fire, akibat ketegangan antara kedua negara tetangga ini, sponsor utama Golden Eagle Coffee, yang rencananya akan mensponsori pagelaran tinju perebutan gelar Juara Dunia yang rencananya akan digelar 6 Desember mendatang, mundur.
Chris John rencananya akan bertarung melawan petinju Afrika, Simpiwe Vetyeka untuk mempertahankan gelar juara dunianya. Sementara Daud Yordan akan ditantang oleh Shipo Taliwe dari Afrika Selatan.
Akibat mundurnya sponsor utama tersebut, Chris John kehilangan dana sponsor sebesar 250,000 dollar amerika.
Saat ini dua atlet tinju Indonesia yaitu Chris John dan Daud Yordan, sangat berharap hadirnya sponsor untuk acara Pertandingan Perebutan 2 Juara Dunia Tinju yang akan disiarkan dibeberapa negara seperti - Indonesia (RCTI), Amerika Serikat, Singapura, Australia, China, Thailand, Jepang, Myanmar, Afrika Selatan, Filipina, Kroasia, Serbia, Macedonia, Bosnia Herzegovina, Montenegro, Kosovo, India, Pakistan, Nepal, Maladewa, Bangladesh, Sri Lanka, Bhutan, Vietnam, Israel, dan Polandia.
Mundurnya sponsor Golden Eagle Coffee ini, membuat Chris John memutuskan untuk menawarkan sponsorship kepada penawar tertinggi mulai dari USD $100,000. Penawaran ini akan resmi ditutup pada Selasa 3 Desember jam 12.00 siang waktu Perth.

dunia tinju

Super champion kelas bulu WBA, Chris John akan menghadapi juara kelas bulu IBO, Simpiwe "V12" Vetyaka (Afrika Selatan), 6 Desember depan.
Menyinggung apakah ada strategi khusus untuk menghadapi petinju Afrika Selatan tersebut, Chris John mengatakan, strategi dirinya adalah menyiapkan fisik dan stamina yang prima kemudian dirinya berusaha masuk ke dalam jarak pukulan terbaik dirinya.
Menurut petinju berasal dari Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut, Vetyeka memiliki gaya bertarung seorang 'boxer'. "Dia (Vetyeka, red.) akan langsung merangkul lawan jika jarak dengan lawannya cukup dekat. Saya harus tetap menjaga jarak pukul saya saat bertarung dengan dia," katanya.
Petinju Afrika Selatan yang memiliki rekor bertarung 25 kali menang (15 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah tersebut pernah mengalahkan petinju Indonesia lainnya Daud Yordan pada pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas bulu IBO di Jakarta, 14 April 2013.
Berdasarkan informasi saat pertarungan partai utama antara Chris John melawan Simpiwe Vetyeka kemudian partai utama kedua antara Daud Yordan melawan petinju Afrika Selatan lainnya Sipho "Tsunami" Taliwe, petinju Sasana Sindoro Semarang Rasmanudin (juara nasional kelas super bantam) akan menghadapi petinju Filipina Roberto Lerio selama enam ronde sebagai salah satu partai tambahannya