visitor

Flag Counter
Tampilkan postingan dengan label besarnya keuntungan dri hal sepele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label besarnya keuntungan dri hal sepele. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 November 2013

keuntungan dari hal sepele

Selain akan berangkat haji pada 2019, Walang bin Kilon (54) sudah punya rencana. Dia akan membeli mobil impiannya.

"Kalau udah selesai haji, saya mau beli mobil Honda Jazz RS," kata Walang ditemui Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Jalan Bina Marga No 48, Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2013).

Menurut Walang, setelah berhaji, ia sudah berkewajiban untuk memiliki mobil meskipun hanya mobil bekas dan dibeli dengan mencicil.

"Masak kalau sudah haji, nggak naik mobil, gengsi dong. Saya juga mau tunjukin saya bisa beli mobil," kata Walang, bapak dua anak ini.

Walang merupakan pengemis yang ditertibkan oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Senin (25/11/2013) di Pancoran, Jakarta Selatan, dengan penghasilan Rp 150.000 per hari.

Ia diamankan saat mengemis di lokasi tersebut, bersama rekannya, Sa'aran (70). Kini mereka dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2.

keuntungan dari hal yang di katan sepele

Selain akan berangkat haji pada 2019, Walang bin Kilon (54) sudah punya rencana. Dia akan membeli mobil impiannya.

"Kalau udah selesai haji, saya mau beli mobil Honda Jazz RS," kata Walang ditemui Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Jalan Bina Marga No 48, Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2013).

Menurut Walang, setelah berhaji, ia sudah berkewajiban untuk memiliki mobil meskipun hanya mobil bekas dan dibeli dengan mencicil.

"Masak kalau sudah haji, nggak naik mobil, gengsi dong. Saya juga mau tunjukin saya bisa beli mobil," kata Walang, bapak dua anak ini.

Walang merupakan pengemis yang ditertibkan oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Senin (25/11/2013) di Pancoran, Jakarta Selatan, dengan penghasilan Rp 150.000 per hari.

Ia diamankan saat mengemis di lokasi tersebut, bersama rekannya, Sa'aran (70). Kini mereka dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2.