visitor

Flag Counter
Tampilkan postingan dengan label bulut tangkis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bulut tangkis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Desember 2013

peringkat bulu tangkis

Tunggal Putra ( Men’s Singles )
  1. Lee Chong Wei ( Malaysia )
  2. Chen Long ( China )
  3. Du Pengyu ( China )
  4. Kenichi Tago ( Jepang )
  5. Tommy Sugiarto ( Indonesia )
  6. Jan O Jorgensen ( Denmark )
  7. Boonsak Ponsana ( Thailand )
  8. Tien Minh Nguyen ( Vietnam )
  9. Hu Yun ( Hongkong )
  10. Wang Zhengming ( China )
13. Sony Dwi Kuncoro ( Indonesia )
23. Dionysius Hayom Rumbaka ( Indonesia )
66. Taufik Hidayat ( Indonesia )
76. Simon Santoso ( Indonesia )
101. Lin Dan ( China )
Tunggal Putri ( Women’s Singles )

  1. Li Xuerui ( China )
  2. Ratchanok Inthanon ( Thailand )
  3. Wang Shixian ( China )
  4. Sung Ji Hyun ( Korea )
  5. Wang Yihan ( China )
  6. Saina Nehwal ( India )
  7. Juliane Schenk ( Jerman )
  8. Bae Yeon Ju ( Korsel )
  9. Tai Tzu Ying ( Chinese Taipei )
  10. Porntip Buranaprasertsuk ( Thailand )
14. Lindaweni Fanetri ( Indonesia )
27. Aprilla Yuswandari ( Indonesia )
29. Belaetrix Manuputi ( Indonesia )
46. Adrianti Firdasari ( Indonesia )
Ganda Putra ( Men’s Doubles )

  1. Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan ( Indonesia )
  2. Ko Sung Hyun / Lee Yong Dae ( Korea )
  3. Mathias Boe / Carsten Mogensen ( Denmark )
  4. Hiroyuki Endo / Kenichi Hayakawa ( Japan )
  5. Liu Xiaolong / Qiu Zihan ( China )
  6. Kien Keat Koo / Boon Heong Tan ( Malaysia )
  7. Kim Ki Jung / Kim Sa Rang ( Korea )
  8. Lee Sheng Mu / Tsai Chia Hsin ( Chinese Taipei )
  9. Hoon Thien How / Tan Wee Kiong ( Malaysia )
  10. Angga Pratama / Ryan Agung Saputra ( Indonesia )
32. Gideon Markus Fernaldi / Markis Kido ( Indonesia )
Ganda Putri ( Women’s Doubles )

  1. Wang Xiaoli / Yu Yang (F) ( China )
  2. Kamilla Rytter Juhl / Christinna Pedersen ( Denmark )
  3. Ma Jin / Tang Jinhua ( China )
  4. Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi ( Jepang )
  5. Jung Kyung Eun / Kim Ha Na ( Korea )
  6. Tian Qing / Zhao Yunlei ( China )
  7. Pia Zebadiah Bernadeth / Rizki Amelia Pradipta ( Indonesia )
  8. Duanganong Aroonkesorn / Kunchala Voravichitchaikul ( Thailand )
  9. Jang Ye Na / Kim So Young ( Korea )
  10. Reika Kakiiwa / Miyuki Maeda ( Jepang )
12. Nitya Krishinda Maheswari / Greysia Polii ( Indonesia )
15. Aprilsasi Putri Lejarsar Variella / Vita Marissa ( Indonesia )
23. Gebby Ristiyani Imawan / Tiara Rosalia Nuraidah ( Indonesia )
Ganda Campuran ( Mixed Doubles )

  1. Zhang Nan / Zhao Yunlei ( China )
  2. Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir ( Indonesia )
  3. Joachim Fischer Nielsen / Christinna Pedersen ( Denmark )
  4. Xu Chen / Ma Jin ( China )
  5. Peng Soon Chan / Liu Ying Goh ( Malaysia )
  6. Sudket Prapakamol / Saralee Thoungthongkam ( Thailand )
  7. Chris Adcock / Gabrielle White ( Inggris )
  8. Muhammad Rijal/Debby Susanto ( Indonesia )
  9. Praveen Jordan / Vita Marissa ( Indonesia )
  10. Markis Kido / Pia Zebadiah Bernadeth ( Indonesia )

SEA Games

Tim bulutangkis Indonesia, Sabtu 7 Desember 2013, bertolak ke Nay Pyi Taw untuk mengikuti SEA Games Myanmar 2013. Sebanyak 16 atlet dan tujuh orang ofisial berangkat dengan menumpang maskapai Singapore Airlines pada pukul 08.25 WIB.

Hal ini diungkapkan Manajer Tim Bulutangkis Indonesia di SEA Games Myanmar 2013, Ricky Soebagdja. “Tim bulutangkis sudah siap berangkat ke Myanmar. Kami mohon dukungannya, semoga bulutangkis dapat mencapai hasil terbaik dan memenuhi target,” katanya.

Sebanyak tiga medali emas dan dua medali perak menjadi target tim bulutangkis Merah Putih pada ajang SEA Games ke-27 ini. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada SEA Games kali ini, nomor beregu putra-putri tidak dimainkan.

Nomor perseorangan akan memperebutkan lima medali emas dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Nomor ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri diharapkan mampu meraih medali emas, sedangkan dua perak ditargetkan pada nomor tunggal putra dan tunggal putri.

“Meskipun ditargetkan meraih medali perak, saya yakin (Dionysius) Hayom bisa memberikan hasil yang lebih baik. Apalagi beberap pemain top tidak hadir seperti Lee Chong Wei (Malaysia),” imbuh mantan pebulutangkis andalan Indonesia itu, diberitakan PBSI.

Setibanya di Nay Pyi Taw, tim bulutangkis Indonesia akan memiliki waktu selama dua hari untuk berlatih sekaligus menyesuaikan diri dengan suasana. Cabang olahraga bulutangkis akan dimainkan pada 10-14 Desember 2013 di Wunna Theikdi Indoor Stadium, Nay Pyi Taw.

Berikut daftar tim bulutangkis Indonesia pada ajang SEA Games Myanmar 2013:
 
Tunggal Putra: Dionysius Hayom Rumbaka, Wisnu Yuli Prasetyo
Pelatih: Joko Suprianto

Tunggal Putri: Aprilia Yuswandari, Bellaetrix Manuputty
Pelatih: Liang Chiu Sia

Ganda Putra: Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan
Pelatih: Herry Iman Pierngadi

Ganda Putri: Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan
Pelatih: Bambang Supriyanto

Ganda Campuran: Muhammad Rijal/Debby Susanto, Riky Widianto/Richi Puspita Dili
Pelatih: Richard Mainaky

Manajer Tim: Ricky Soebagdja
Koordinator Pelatih: Christian Hadinata

Sabtu, 30 November 2013

bulu tangkis

Para pemain pelatnas Cipayung mendominasi perolehan gelar juara Prim-A Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2013 kali ini.

Hal ini ditandai dengan usainya pembagian hadiah yang dilakukan untuk seluruh pemenang di kelompok umur taruna dan dewasa dari kedua divisi. Total Rp 375 juta sudah didistribusikan. Atlet-atlet Pelatnas Cipayung pun berhasil  memborong semua gelar juara di nomor dewasa divisi satu.

Kemenangan di buka oleh pasangan Alfian Eko/Shendy Puspa Irawati (DKI Jakarta/Jawa Tengah) yang sukses menghentikan laju Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja (Jawa Tengah) dengan 22-20, 19-21 dan 21-9. “Gelar ini sangat berarti untuk kami, terutama saya yang pemain muda. Ini adalah gelar kedua dalam empat turnamen yang kami ikuti,” ujar Alfian atau yang biasa disapa Eko.

Sementara di tunggal putra, Simon Santoso (DKI Jakarta) berhasil tanpa kehilangan satu game pun selama di Kejurnas PBSI 2013 ini. Simon berhasil menjadi juara usai mengalahkan Hermansyah yang juga dari DKI Jakarta dengan 21-9 dan 21-14.

Dua kejutan terjadi di partai final. Atlet yang lebih difavoritkan untuk menjadi juara, justru gagal meraih gelar. Fran Kurniawan/Bona Septano (Jawa Tengah/DKI Jakarta) harus mengakui keunggulan juniornya, Agrippina Prima Rahmanto Putera/Hardianto (DKI Jakarta/Jawa Barat) dengan 18-21 dan 15-21.

Sementara di sektor tunggal putri, Maziyyah Nadhir (Jawa Barat) sukses menghentikan unggulan pertama Linda weni Fanetri (Jawa Timur) ia menang 21-17 dan 21-16.  “Saya sudah tiga kali masuk final Kejurnas, tapi belum pernah juara, akhirnya saya bisa juara, rasanya senang sekali. Saya tadi berusaha untuk tampil all out, saya tidak memikirkan menang atau kalah, tapi fokus untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” ujar atlet yang biasa disapa Ajeng ini.

Pesta kemenangan pasukan Cipayung ditutup oleh Meiliana Jauhari/Komala Dewi (Jawa Tengah), mereka pun berhasil menghentikan juniornya, Rosyita Eka Putri Sari/Melati Daeva Oktavianti (Jawa Tengah). Mereka menang dengan 21-18 dan 21-12.

“Sudah seharusnya pemain-pemain pelatnas tampil lbeih baik dan bisa menyapu bersih gelar juar.a Persiapan kami jelang Kejurnas juga cukup  baik. Namun bukan berarti pemain dari klub tidak memberikan perlawanan. Para pemain muda Pelatnas pun memperlihatkan grafik permainan yang meningkat,” ujar manajer tim, Aryono Miranat yang juga asisten pelatih ganda putra PBSI.  (*/)

Jumat, 29 November 2013

bulu tangkis

Arena pertandingan Prim-A Kejurnas PBSI 2013 akan dimeriahkan dengan kehadiran dua pasangan Juara Dunia 2013, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Keempat pemain top dunia ini akan tampil di pertandingan eksebisi yang akan berlangsung pada babak final, Sabtu (30/11) di GOR Lila Bhuana, Denpasar.

"Tontowi/Liliyana dan Hendra/Ahsan akan hadir dan bermain di pertandingan eksebisi melawan pemain dari daerah/klub, pokoknya bukan sesama pemain pelatnas. Diharapkan dengan kedatangan pasangan juara dunia dapat memotivasi para pemain lainnya sekaligus memeriahkan kejuaraan ini," kata Yoppy Rosimin, Kabid Pemasaran dan Sponsorship PP PBSI.

Tontowi/Liliyana dan Hendra/Ahsan tidak dapat memperkuat daerah mereka di ajang kejurnas tahun ini. Pasalnya, mereka tengah mempersiapkan diri dan fokus ke turnamen BWF World Super Series Finals 2013, 11-15 Desember di Kuala Lumpur, Malaysia. (/*)